Lombok I'm In Love Part I

Bismillahirrahmanirrahiim

Lombok, adalah salah satu kota terbaik dengan sajian pantai yang terkenal hingga ke mancanegara, Gili Trawangan adalah salah satu yang wajib dipijaki jika berada di kota ini. Kemarin saya berkesempatan mengunjungi Pulau yang terkenal dengan destinasi halal di Indonesia ini. Gak ada persiapan sama sekali. Mengapa?

Jadi cerita singkatnya itu, teman - teman Area Div. Kalla Toyota mengambil jatah liburannya di awal tahun. Dan tahun ini mereka akan mengunjungi Kota Lombok. Aku sih awalnya hanya mengamati mereka, mulai dari booking tiket pesawat hingga reserved hotel di Lombok. Karena ruangan kantor kami tanpa sekat, semua kegiatan yang dilakukan memang terlihat, hehe. Karena kekeluargaan di Kalla Group adalah salah satu alasan mengapa ruangan kerja staf hingga manager dibuat tanpa sekat. Sampai di hari H, mereka sudah pada seru - serunya tuh prepare baju serta segala macam tentang keberangkatannya. Plannya mereka bakal start dari kantor, jadi karena bertepatan dengan hari Jum'at dan Sabtu kami memang libur, jadi liburan mereka tanpa cuti. Wah asyik banget ya. Aku sempat hampir nanya sih ke kak Ana, salah satu team mereka yang juga bertugas sebagai seksi sibuk - sibuk diteam Area Div. Masih bisa join gak ya? Tapi aku fikir untuk apa menanyakan sesuatu yang aku juga gak ikutan. Sudah hari Jum'at juga, dan gak mungkinlah aku bisa join. Tapi begitulah manusia, selalu bisa berencana, dan Allah adalah penentu segalanya. Last hour sebelum keberangkatan (kira - kira 2 jam lah), Manager kak Ana, tiba - tiba mencancel pesawatnya dan akan nyusul dipenerbangan berikutnya. Taraaa, aku kayak ikutan uang kaget, untuk packing hanya diberi waktu sejam. Ruar biasa. Kalau saja aku sudah pernah ke Lombok, mungkin aku melewatkan kesempatan ini, tapi kalau aku fikir - fikir, why not? kata teman - temanku yang udah pada nikah, nikmati waktu kesendirianmu dengan travelling, karena setelah nikah, lain lagi ceritanya. Apa iya seperti itu? (yang udah nikah, unjuk tangan dunk! hehe)
Tapi mungkin ada benarnya juga ya, karena setelah nikah, semua urusan bukan milik kita sendiri, kita sudah punya keluarga besar dan banyak hal yang harus kita patuhi, apalagi sebagai perempuan bugis, yang pamalinya (baca : larangan bisa dibilang gak sedikit hehe.
Tapi aku berharap Allah memberikanku pangeran yang mau menemaniku travelling, mengeksplore kekayaan alam Indonesia yang sangat cantik. Aamiin...

Alhamdulillah perjalanan ke Lombok dilalui dengan baik, meski cuaca di Kota Makassar sedang galau - galaunya, maklum musim hujan sejak bulan Oktober hingga Januari seakan mengambil porsinya sebelum musim kemarau menghampiri, disyukuri saja. 
Tiba dibandara Lombok, kami sudah disambut oleh tour guide dari The Lombok Travel, pak Husni. Setelah semua rombongan naik dibus, pak Husni yang mirip banget sama MC komedi pasangannya mas Abdel, siapa y namanya, lupa hehe, segera memperkenalkan dirinya serta memperkenalkan pak Haji, driver yang juga akan menemani kami selama di Lombok yang katanya sudah pernah bekerja sebagai driver dinegeri Arab, hehe

Sebelum diantar ke hotel, kami diajak untuk mengunjungi Desa Sasak, yang merupakan Suku Asli Kota Lombok. Suku Sasak ini, memiliki keunikan tersendiri, salah satu harta karun Indonesia yang harus dijaga oleh Pemerintah. Mengapa? Karena ditengah gencaran modernisasi, suku Sasak mampu bertahan dengan kebudayaannya. Yang paling berasa banget kalau masuk di Desa tersebut adalah lantai tanahnya yang terbuat dari kotoran sapi dan tanah liat. Bakal kebayang kan seperti apa? yah begitulah. Tidak hanya itu, atap rumah mereka terbuat dari ilalang yang dikeringkan. Dimana ada peraturan adat istiadat tentang kamar perempuan yang sudah menikah dan yang belum menikah. Maaf aku tidak terlalu menyimak secara detail, jadi belum bisa aku ceritain lebih detail tentang aturan adat istiadat Suku Sasak. Tapi yang paling keliatan itu, perempuan atau laki - laki yang sudah menikah wajib memakai sarung jika bepergian. Kalau kata anak jaman now, liatin jari manisnya untuk mengetahui statusnya hehe. Eh salah analogi lagi aku (maklum cuaca diluar hujan dan aku sekarang tengah berada di kafe yang didepanku tengah duduk 2 couple yang lagi mesra - mesranya, hehe so saddd) 
 Tapi, mungkin prinsipku agak sedikit berbeda y dengan anak jaman now, karena bagiku, lebih baik sendiri dalam ketaatan daripada berdua dalam kemaksiatan. Dan insya Allah, perempuan baik untuk laki - laki yang baik juga koq. Itu janji Allah. Dan kita harus yakin :)

Nah, kepala suku Sasak yang aku juga lupa namanya ( ini salah satu kekuranganku, suka lupa nama orang hehe. Jadi kalau kamu merasa teman aku dan aku hafal banget namanya, selamat kamu beruntung! eh) membawa kami ketengah desa, dibalai - balai desa sudah bersiap dua bapak setengah baya dengan gendang khas suku Sasak, serta seorang pemuda dengan seruling bambunya. Wow amazing, kebudayaan suku ini sangat terasa kentalnya. Semakin cinta sama Indonesia. Jadi kami disuguhkan tarian khas suku Sasak, dimana tariannya diselingi dengan perang - perangan yang dimainkan oleh dua orang dan ditambah seorang wasit. Jadi keunikan dari tarian ini, ketika permainan dimulai dua orang pemain akan berperang, main pukul - pukulan gitu, kayak berantem beneran deh. Mereka menggunakan alat perang yang juga terbuat dari material yang masih sangat sederhana, dari kulit sapi dan bambu (semoga saya tidak salah ya, karena sekali lagi saya tidak menyimak bapak kepala suku yang bersarung khas Lombok itu) 
Keunikan yang membuat pengunjung bisa sampai tertawa melihat permainan suku Sasak adalah ketika wasit membunyikan peluit untuk jeda ke session berikutnya, kepalanya digoyang-goyangkan, layaknya penari. Tapi memang sih, yang disuguhkan adalah Tarian, dimana setiap gerakan adalah tarian, meski diselingi dengan perang. Nah lho? semoga kalian bisa mengerti kalimatku ya, matur tampiasih (terima kasih)

Itu cerita hari pertamaku di Kota Lombok, wisata halal Indonesia. 
Seperti apa cerita hari kedua?
Penasaran? akh gak juga, hehe (pasti ada yang jawab kayak gitu kan?!?, ayo ngakuu?hehe)
Buat yang penasaran, tunggu ceritaku di hari kedua dan ketiga di Kota Lombok

......to be continued....

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut