Kisah Saudagar dan Beo

Tersebutlah kisah seorang saudagar yang akan berangkat ke tanah Hindustan. Dia berdiri di depan sebuah sangkar berisi seekor beo, burung peliharaan. Maka berangkatlah saudagar itu, 
"Hai beo, aku akan pergi ke tanah Hindustan Apakah untuk teman-temanmu disitu 
Engkau akan menyampaikan amanat atau pesan?"

Maka menjawablah beo yang terkungkung di sangkar besi 
"Sampaikan pada rakyat beo di tanah Hindustan Bahwa makanq cukup, rumahq juga arsitetur masa kini 
Tapi aku terkurung dan tak bisa terbang lagi".

Maka berangkatlah saudagar ke tanah Hindustan dan ketika bertemu kawanan beo bebas di taman
Dia sampaikan pesan beo peliharaan persis seperti yang dia pesankan
Kawanan beo Hindustan mendengarkan dengan teliti penderitaan sejawatnya terkurung di sangkar besi. Tiba - tiba, seekor diantara mereka tersungkur lalu mati karena terkejut mendengar kabar dari Farsi.
Luar biasa marah saudagar pada beonya yang mengakibatkan matinya beo Hindustan, karena menyampaikan pesan itu.
Begitu tiba di Farsi beonya itu dia marahi.

"Beo tidak tau diuntung!!!
Temanmu mati mendadak, mungkin kena serangan jantung!!!"
Beo yang dimarahi jadi lemas termenung - menung. Tiba - tiba dia jatuh tak bergerak, mukanya murung.

Saudagar itu jadi sedih dan menyesal...
Beo yang bijak sekarang sudah meninggal, padahal sangkarnya diimport dan harga beo itu mahal.Dipungutnya burung itu dan dilempar keluar
Tapi..tiba-tiba sang beo mati hidup kembali, Dia memang cerdik da terbanglah diudara menari - nari
"Tuan saudagar, saya berhasil melaksanakan Isyarat dari sahabat saya Beo Hindustan".

Cerita itu yang tuan sampaikan pada saya tadi adalah instruksi saya mesti tiru teman saya yang pura - pura mati. saya menggeletak tak berkutik, itu namanya TAKTIK
Saya terbang dan menari, itu namanya STRATEGI

(from: 40 tahun merangkum cakrawala - INDOSAT)


Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut