Negeri DIatas Awan, sajian indah dari Toraja

Kau mainkan untukku sebuah lagu tentang negeri di awan
Dimana kedamaian menjadi istananya....


Sepenggal lirik dari lagu "Negeri di atas awan" ternyata bukan hanya cerita lagu semata, tetapi di salah satu daerah di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Selatan, Tana Toraja, Lolai Negeri di atas awan itu nyata. Entah lagu itu terinspirasi dari Lolai, atau tidak tetapi sungguh Negeri di atas awan itu ada, dan sangat indah. 
Sejak mulai viral di IG (instagram), ramai diberitakan tentang keindahan suasana pagi diLolai dimana, awan - awan berkumpul seperti sedang berada dinegeri di atas awan, aq seperti berada dinegeri dongeng tepatnya. Dari Makassar ke Toraja, hanya membutuhkan waktu sekitar 8-9 jam lewat jalur darat. Karena aq dan teman-teman pakai mobil pribadi, jadi perjalanannya itu lebih nyantai karena kami sempat singgah di Enrekang, kota yang terkenal dengan keju tradisionalnya dan juga wisata alam, gunung nona. Namanya dangke, bentuknya mirip tahu, tapi dangke ini adalah fermentasi dari susu kerbau. Kalau kalian ke Sulawesi Selatan, khususnya ke Enrekang, cobain deh keju tradisional ini. Sorry gak sempat foto, soalnya perjalanannya cukup melelahkan dan pencahayaan udah gak bagus buat ngambil gambar,hehe (alasan aja kali y).

Memasuki pukul 11:30 tengah malam, mobil Avanza yang kami kendarai mulai memasuki kawasan Tana Toraja, tugu "Selamat Datang di Tana Toraja", seakan menyambut kedatangan rombongan kami. Aq yang tadinya sepanjang jalan tertidur, ngantuknya terasa hilang tiba - tiba, happy. Gimana gak, negeri diatas awan yang hanya bisa liat di foto-foto mereka yang udah pernah keLolai udah didepan mata.
Teman kami yang juga bertugas di cabang Toraja, sebagai staf  akunting, sudah menyambut kami. Namanya Risna, dia rela begadang demi nungguin kami. Makasih y Risna.
Kami hanya rebahan sekitar 2 jam dirumah kerabat Risna, dan segera bersiap ke Lolai...
Penampakan awan itu dimulai pukul  4 pagi, jadi jam 3 pagi kami sudah harus kelokasi, karena bukan cuman kami yang memiliki niat yang sama. Mobil kami mulai beriringan dengan mobil lain, tuh kan banyak rombongan yang lain. Sampai dilokasi, jam setengah 4 pagi, orang - orang sudah mulai ramai ternyata. 






Penuh sesak, jadi kalau tujuan kalian emang untuk menikmati pemandangan Negeri di atas awan, aq sarankan buat nginap, karena disekitar lokasi disiapkan tenda untuk disewa, jadi berasa camping di atas awan gitu hehe
Tiada kata selain Masya Allah indahnya ciptaanMU Ya Allah, awan - awan yang berkumpul seperti diperintah menjadi sebuah permadani. Indonesia memang keren :)
aq memilih kesebelah tenggara untuk berselfie ria dengan permadani awan. Teman-temanku ada diantara rombongan dibelakang itu, sesak, gimana bisa foto hehe.
Setelah mendapat tempat yang agak sepi, tidak sepadat yang dibelakang tenda itu, aq pun memanggil Risna dan Anni untuk memotretq, dasar miss selfie hehe
Keliatan gak awannya? semoga keliatan y dan kalian penasaran ingin kesana. Ini sudah mulai terang, sekitar pukul 07 pagi. Oia, aq sengaja minta difoto seperti ini, gabungan antara awan dan mentari pagi

Seperti inilah kurang lebih negeri di atas awan itu, jadi kalau kalian tinggal di Indonesia, dan hanya berdiam diri dirumah, sementara diluar sana disajikan keindahan yang tiada ternilai, dan bisa didapatkan tanpa perlu bersusah payah mengurus paspor dan mengeluarkan biaya besar, aq bisa bilang kalian rugi. Keluarlah dari rumahmu, dan nikmatilah sajian keindahan dan keramahan alam yang ditawarkan oleh ibu Pertiwi.

Aku bangga jadi Indonesia :)



MAM, Seriusji ki' jadi blogger?

Mengenal dunia blog sebenarnya sudah sejak lama, diperkenalkan sama sahabatku, namanya Diah. Tapi kesibukan (sok sibuk banget y) membuat blogku "sekedar ada". Namun begitu, diluar dugaan emak blogger Makassar mengunjungi dan berkomentar diblogku. Senangnya, seorang mba Mugniar singgah diblogku hehe. Mengapa mbak Mugniar bisa komentar diblogku? dan hingga bisa gabung di grup Blogger Makassar? nantilah ngebahasnya :)

Hari ini minggu ketiga setelah akhirnya setelah penantian panjang bisa belajar bersama perempuan kerennya Makassar. Yup, Blogger Makassar, Makkunraina Anging Mammiri (makkunrai : perempuan). Meski ngumpul bermanfaat pada kesempatan tersebut bertepatan lagi dengan hari kerja (sampai saat ini aq rasanya belum menerima itu, hehe) namun, waktunya bertepatan dengan jam istirahat di kantor. Dikantorku itu kalau hari jum'at jam istirahatnya berbeda dengan hari lain, kalau senin - kamis jam istirahat hanya sejam (koq hanya sih hehe) tapi dihari jumat, hingga 2 jam. Kebetulan meeting pointnya itu tidak jauh dari kantorku juga, jadilah ngumpul bermanfaat itu terwujud :)

Saat memasuki wilayah Kafe sebenarnya kafe ini tidak asing buatku mungkin karena letaknya didepan jalan poros Ratulangi jadi bisa dibilang selalu dilewatin kalau melewati jalan ini. Didalam kafe sudah menunggu perempuan - perempuan cantik yang dengan senyum menyambutku. Meski baru kali ini bertemu, rasanya sudah kenal lama, begitulah keakraban bersama perempuan kreatifnya Makassar, yang memang terkenal dengan keramahan, sepertinya budaya wanita timur yang terkenal dengan kesopanan serta keramahan sudah mendarah daging pada perempuan - perempuan ini.

Anita y? sapa perempuan dengan hijab motif bunga - bunga dengan blazer hingga ke lutut menambah manis penampilannya, iya dia mba Qiah, kali ini mba Qiah datang dengan putranya yang lucu bangeet hehe. Sementara mba Qiah mengatur kursi dibantu pelayan kafe, seorang perempuan yang tidak kalah ramahnya juga menghampiriku. Mba Ema dengan senyum khasnya, ohh ini Anita Anwar y? hehe emang y beda kalau ketemu langsung sama keakraban didunia maya, sering-seringlah bersilaturahmi, itu salah satu yang aku dapat dari pertemuan ini.

Sambil menunggu pemateri yang lagi on the way sesuai info dari grup blogger, mba Qiah membantuku mempermak blogq, akhirnya dari sekedar ada menjadi sedikit berwarna. Ternyata selama ini memang aq kurang care sama "rumahku yang menjadi tempat kalimatku". Untunglah sudah sedikit berwarna, sudah tahu apa yang harus dilakukan hehe. Terima kasih ilmunya mba Qiah :)

Memang benar kalau menunggu itu akan terasa membosankan jika tidak diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, sewaktu mba Qiah masih asyik menjelaskan seluk beluk blog, pemateri yang ditunggu tampak dari pintu kaca kafe aim's house. Dengan wajah yang selalu tenang setenang hatiku saat membaca blognya (ini gak berlebihan koq ibu pemateri,hehe). Dialah guru blogq, mba Mugniar, ibu cantik yang sudah menghasilkan buku dan mendedikasikan dirinya didunia blog.







Inti dari pertemuan kali ini dimulai, MAM Serius nih mau Ngeblogger?

Why Blogger?


Yes, kenapa Blog?
Sebagai seorang blogger, atau kalian yang punya hobi ngomong, atau kalaupun misalnya kalian gak punya hobi menulis, paling gak kalian punya "kemauan", pasti kalian bisa punya blog. Bayangin aja, kemauan aja dulu guys, gak muluk - muluk koq kalau kalian mau benar - benar serius ngeblog itu atau menjadi seorang blogger dan yang gak kalah penting adalah mendapatkan penghasilan.
Mulanya tiap orang berbeda alasannya,
1. Ada yang memang hobi menulis
    Nah seperti yang aq jelasin di atas kalau kamu emang punya hobi nge-blog, kembangkanlah! nah kalau kamu nanya, caranya gimana? aq hanya bisa bilang, mulailah! Buat blog, biar kamu makin semangat, berkumpullah dengan para blogger. Kalau kamu diMakassar, aduh gampang banget, kamu kepoin aja, FB IIDN Makassar, inbox adminnya, dan kamu akan dibawa kedunia yang penuh dengan orang - orang kreatif. Atau kalau masih malu - malu, koment deh diblogq, nanti aq kenalin sama ketua blogger Makassar yang asli supel dan baik banget, iya kan mba Nunu? hehe

2. Ada juga yang menjadikan blognya sebagai tempat nyampah alias tempat curhat
Itu aq versi dulu hehe, jadi kalau kamu udah dapat blog aq versi dulu, waktu itu kalau lagi galau, nyampah deh disitu, soalnya terkadang, ketika kita ngomong sama teman, terkadang kalau bukan nambah beban dia, yaa nambah beban kamu,hehe Intinya banyak hal yang bisa dilakukan dengan blog.

3. Tempat mendokumentasikan catatan harian.
Oia gengs, masih ingat gak jaman-jamannya "dear diary". Yup, aq juga punya catatan harian, buku harian alias diary. Bahkan diaryku masih tersimpan sampai saat ini. Tulisan tangan anak SD yang sebelum tidur selalu mengendap-ngendap dikamarnya dengan buku kecil bergambar princess hadiah dari tukaran kado dihari valentine. Waktu itu belum ada frozen, masih princes-princess hehe. Kalau aq emang kalau mau nulis diary, pake acara ngendap - ngendap, apalagi kalau abis dimarahin Bapak karena telat pulang dari kegiatan sekolah. Begitulah cara beliau menjaga anak perempuannya, dengan peraturan - peraturan ketat, mirip pesantren hehe. Super duper over protective kalau menyangkut dengan siapa bergaulnya, sampai jam berapa, naik apa, sama siapa, komplit deh, tapi aq sangat merindukan sosoknya, sangat....
Nah, mungkin alangkah lebih baiknya bagi kamu yang suka menulis diary seperti aq, mengkonversikan tulisan - tulisan harian/pengalaman kamu setiap harinya disekolah, dikantor bahkan dirumah, semua bisa kamu tuangkan diblog. Asyik bukan?

4. Cari uang / penghasilan
Yup, seperti yang sudah aq utarain diatas kalau blog juga bisa menjadi tempat kamu untuk mendapatkan penghasilan, dan alhamdulillah aq udah merasakan penghasilan dari ngeblog lho, hasil dari mereview. Gimana kalau fokus y? :)


Nah, sampai sini, ada pertanyaan gak? oia, kalau misalnya kamu yang sudah menyimak tulisan ini dari atas, hehe (ingat, disimak, key:), kamu gak pengen nanya, apa sih manfaat ngeblog?
Ulala, banyak lho, selain yang utama itu menghasilkan, aq review lagi y, mungkin untuk penjabarannya
1. Sebagai prasasti sejarah
2.Menjadi semakin terampil menulis
3. Menjadi semakin kreatif karena ide semakin mudah datangnya
4. Mendapatkan banyak kawan baru
5. mengikuti banyak kegiatan menarik (pelatihan, seminar pameran, dan lain - lain)
6. Memperoleh tambahan wawasan/ilmu pengetahuan
7. sarana pengembangan diri karena dapat memahami kehidupan dengan lebih baik.
8. membantu orang lain secara materi
9. memotivasi orang lain
10. memberikan wawasan baru kepada orang lain.
11. menyumbangkan ide baru untuk blogger lain.
12. membuka mata dunia tentang daerah kita.
13. pintu rezeki.
14. menyebarluaskan kebaikan (berita baik, ilmu pengetahuan, motivasi).


Bukankah sebaik - baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain?



Filosofi Kopi 2 versi Kacamataku

Siang itu, kak ana teman kantor ngajakin ke trans mall, sebenarnya rada malas sih, soalnya gak punya tujuan tertentu ngemall siang-siang pula. Tapi demi melihat rengekan kak ana, aku pun ikut menemani. Taxi online kami mulai memasuki kawasan Trans Mall, tapi mataku tertuju pada baliho yang berada disisi kiri jalan, Nonton bareng Gala Premiere Filosofi Kopi 2, beserta casting filmnya. Wow, harus nonton nih.
pas nyampe kantor, aq bingung sendiri, kenapa? aq bingung nontonnya sama siapa y? mulailah aq membuka kontak what's up ku, menjapri gengs yang memang teman jokka ( baca : jalan-jalan).
u know what? tiga penolakan sekaligus dalam sehari aq dapetin hanya karena mengajak mereka nonton bareng Film Indonesia. and u know what? aq orangnya paling gak suka penolakan. Kalau qm masih bisa komunikasi sama aq setelah penolakan itu, berarti qm beruntung! (ngomong sama siapa y?hehe) 



Mungkin aq tidak akan bercerita banyak tentang Filosofi Kopi 2, kalian tinggal mengetik kata kunci Filosofi Kopi 2 di sistem pencarian google atau baca blog dari blogger Makassar, maka kalian sudah bisa membayangkan seperti apa film yang dibintangi oleh Chicko Jericko ( Ben), Rio Dewanto ( Jod), serta pemanis film ini yang sekaligus membuat cerita Filosofi Kopi 2 lebih berwarna, bukankah cerita cinta selalu sukses mengisi kekosongan sebuah cerita?, namun konflik dalam film besutan Angga Dimas Sasongko Jenny Jusuf, penulis skenario, M. Irfan Ramli yang ikut meracik film sekuel ini. dan penulis buku Filosofi Kopi mba Dewi “Dee” Lestari yang menjadi konsultan kreatif cerita untuk film ini. Romantisme terasa kental dengan munculnya dua sosok yang mampu membuat alur cerita Filosofi Kopi 2 ini semakin manis, LunaMaya yang memerankan Tara, fans Filosofi Kopi yang saking fansnya rela menginvestasikan uang hasil jerih payahnya bekerja selama 5 tahun agar Filosofi Kopi bisa kembali lagi. 

Oh, masih ada? Aq kira tinggal legenda (salah satu dialog ketika Jod menawarkan kartu namanya ke Tara)



Nadine Alexandria atau yang akrab disapa Brie, juga tak kalah manisnya di Filosofi Kopi 2, cewek barista yang sebenarnya lebih ngefans sama Fiosofi Kopi sehingga rela meninggalkan tempat dia bekerja sebelumnya dan harus menghadapi sikap bos seperti Ben, yang suka menampakkan ketidaksukaannya kepada Brie, walaupun begitu Brie tetap bertahan di Filosofi Kopi, karena apa?


Yang penasaran, beli tiketnya langsung, kalau emang kamu ngaku Aku Garuda, yang Cinta Indonesia. Karena apa? Satu tiket yang kamu beli artinya kamu udah nyumbang 1 butir benih kopi untuk petani Indonesia.

Berbicara kembali soal penolakan (masih aja dibahas hehe), jujur ya, aq heran sama teman – teman aq dan mereka yang mengatakan “akh film Indonesia”, nanti juga bakal tayang di Tv. Mungkin teman – teman pernah mengalami hal yang sama dengan saya. Atau semoga tidak, karena sebagai orang Indonesia, yang Cinta Indonesia, jujur saya sedih. Coba kalian tanya sama diri kalian sendiri, kalau bukan kita ( orang Indonesia) yang mendukung film Indonesia, apa harus nunggu bioskop dipenuhi lagi dengan orang-orang Non Indonesia? Karena justru pihak asing yang lebih menghargai dan mencintai Indonesia. Kenapa saya bilang begitu? Kalian bisa check di google, angklung justru dipelajari oleh orang asing, batik salah satu identitas Indonesia juga hampir jadi milik asing. Kalau musik adalah bahasa universal, buatku film Indonesia adalah identitas Indonesia yang hanya ditonton oleh orang – orang yang tahu cara menghargai bumi tempat dia berpijak (semakin dalam bukan?hehe)

Filosofi Kopi 2, film yang menonjolkan kopi dari sisi kehidupan kita sehari - hari, seperti....

1. Keluarga
Hubungan emosional antara Ben dan ayahnya sangat terasa di Filosofi Kopi 2, bagaimana Ben kehilangan ayahnya ditengah perjuangan mengembangkan mimpinya yang akan ia persembahkan untuk ayahnya yang juga ternyata telah menyiapkan kebun kopi untuk anak semata wayangnya.

2.      2. Persahabatan

    Bagi yang sudah nonton Filosofi Kopi 1 pasti sudah pada tahu gimana persahabatan Ben  Jod yang udah lebih dari saudara. Ketika  persahabatan diuji, cuman satu yang benar – benar bisa membuatnya hampir berantakan, cinta, justru disaat Ben yang baru saja kehilangan ayahnya, disaat dia benar – benar butuh support dari orang yang katanya menganggapnya sebagai sahabat bahkan saudara, malah menemani Tara ke Makassar, Toraja. Saya justru kenal 1 tempat di Toraja justru dari filosofi kopi 2, gimana? Masih mau di-spoiler-in terus? Nonton dunk 

3.   3.. Cinta.
     Tahu gak katanya cinta seperti angin, kamu tidak bisa melihatnya tapi kamu bisa merasakannya. Apa yang Brie lakukan di Filosofi Kopi, bertahan meski sering dijutekin Ben, apa yang dilakukan Jod, saat konsistensinya sebagai sahabat diuji, malah nemenin Tara, apalagi alasannya kalau bukan Cinta 
4
     Filosofi Kopi seperti namanya, filosofi kopi dipenuhi dengan kata – kata indah, yang sempat aq rekam dikepalaku itu pesan Ben, Kopi bukan untuk diminum, tapi dinikmati. Di Filkop 2 ini, juga ditampilkan salah satu warung kopi yang pertama kali aq kenal lewat MIWF kemarin dirotterdam, entah kenapa, buku dan kopi adalah hal yang juga selalu berbarengan. Warkop Ujung, salah satu adegan Jod dan Tara disajikan di warung Kopi yang berada di jalan Sulawesi Makassar (dan saya pengen sekali kesana, meski sampai saat ini belum terwujud. Sempat ngajak seseorang kesana,  yang katanya suka banget sama kopi, bahkan dia fikir kopi ujung itu hanya ada dalam film) Nah ngaku pecinta kopi? Nyumbang  biji Kopi dunk untuk petani Indonesia, mudah koq, nonton aja Filosofi Kopi 2.
   Kayaknya bukan hal yang baru kalau membahas keindahan Indonesia. Toraja, salah satu tujuan pariwisata di Indonesia, ditampakkan di film ini ( tapi sayang menurut aq belum terlalu diekspose, negeri di atas awan tidak dimunculkan dalam film ini, apa karena momentnya gak dapat atau gimana? Padahal kalau kamu ke Toraja kamu wajib ke Lolai, negeri di atas awan, masya Allah indah banget. Dan memang Toraja juga dikenal dengan kopinya. 

Untuk pecinta kopi dan yang baru akan menikmati kopi, dan ngaku orang Indonesia, segera ke bioskop di Kota kamu, tanggal 13 Juli 2017 untuk menyaksikan keindahan Indonesia dari mata pencinta dan penikmat kopi.
Jadi, kapan kita Ngopi bareng?

Bulan Terbelah di Langit Amerika

Bismillahirrahmanirrahiim



Tiada kata selain Allah Maha Besar. Buku yang dituliskan oleh pasangan pilihan Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra berhasil membuatku jatuh cinta sekali lagi dengan Islam. Setelah dibuat termangu dengan 99 Cahaya di Benua Eropa. Kini mataku dibuat tidak bergeming dengan buku bersampul biru dengan gambar bulan terbelah diatas gedung - gedung dan patung kebanggaan Amerika. Patung liberty. berdiri paling ujung menandakan kemegahan Amerika dan sejarah didalamnya. Berbicara tentang sejarah, dari buku ini juga akhirnya saya tahu kalau penemu benua Amerika bukan Christopher Colombus melainkan suku bangsa asli Amerika, Mengeloun. Tidak sampai disitu, Hanum yang diberi tugas oleh Bosnya untuk membuat artikel Would world be better than Islam? menjadi seperti mendapat kompas dari Allah untuk menguak sebuah kisah yang tersimpan selama 8 tahun dihati keluarga korban WTC 9/11. 

Banyak makna yang bisa dipetik dinovel ini, bagaimana menjelaskan kepada dunia, bahwa Islam adalah rahmat bagi semesta, tentang bagaimana menjadi agen muslim yang baik ditengah mayoritas di negara adidaya. Buat kamu yang ingin mengenal Islam dari sudut pandang keluarga dari mereka yang menjadi korban tragedi WTC, dan bagaimana menjadi agen muslim yang sebenarnya.

kamu tahu tingkatan tertinggi dari keimanan?

kebaikan dan kebaikan :)

Alhamdulillah sewaktu mba Hanum dan mas Rangga ke Makassar sekaligus premiere plus nobar film"Bulan Terbelah Di Langit Amerika. Dapat deh foto bareng mba Hanum, sewaktu nyalamin tangannya, aq ngebatin "semoga suatu saat aq juga bisa seperti mba Hanum Salsabila Rais, yang mendapat suami sebaik mas Rangga Almahendra" yang selalu mendukung mimpi - mimpi istrinya. Menjadi partner in crime yang sevisi dan semisi dalam membangun rumah tangga samawa.





Buat kamu yang ingin tahu seperti apa kisah sebenarnya dibalik tragedi WTC 9/11, dan bagaimana menjadi agen muslim yang baik, segera dapatkan novel keren karya Hanum Salsabila Rais :)


Cara Einstein Membuktikan Adanya Tuhan

Di dalam kelas sebuah lembaga pendidikan tinggi terkenal, profesor mengemukakan sebuah soal yang menantang ke para siswa, "Apakah segala sesuatu yang ada di dunia itu diciptakan oleh Tuhan?"








Seorang mahasiswa dengan gagah berani menjawab, "Ya, semua itu adalah ciptaan-Nya."

Sang Profesor kemudian bertanya lagi, "Benarkah Tuhan menciptakan segalanya ?"

Mahaiswa itu segera menjawab, "Ya, tentu saja, segalanya Dia yang menciptakanya.

Profesor bertanya lagi, "Jika memang Tuhan yang menciptakan segalanya, berarti Tuhan juga menciptakan kejahatan. Karena kejahatan itu ada, maka menurut ekstrinsik bahwa untuk mencerminkan prinsip isi hati seseorang, kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu jahat."

Mendengar itu, sang mahasiswa terdiam seribu bahasa, tidak menjawab pernyataan hipotetis sang professor.

Sang profesor dengan bangganya dan sambil dengan sombongnya berkata kepada mahasiswa, bahwa ia sekali lagi membuktikan bahwasannya keyakinan tentang Tuhan hanya sebuah mitos.

Seorang mahasiswa lain mengacungkan tangannya dan bertanya, "Profesor, bolehkan saya mengajukan pertanyaan kepada Anda?"

Profesor menjawab, "Tentu saja boleh."

Mahasiswa itu berdiri dan berkata, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

Profesor menjawab, "Pertanyaan apa itu? Tentu saja ada. Apakah kamu tidak pernah merasa dingin?

Mahasiswa lainnya tertawa cekikikan mendengar pertanyaan pemuda itu.
Einstein

Si pemuda menjawab, "Profesor, sebenarnya dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, mengapa kita merasa dingin, karena tidak adanya energi panas. Setiap manusia atau suatu benda dapat mengukur terhadap kondisi penerimaan atau pengiriman energi, dan panas adalah sesuatu yang membuat tubuh kita atau suatu benda mendapatkan atau mengirim energi. Saat titik nol absolut (minus 273 derajat Celsius) sama sekali tidak ada energi panas. Pada titik suhu demikian, segala benda atau partikel dalam keadaan statis, tidak akan bereaksi apapun. Karena itu, sebenarnya dingin itu tidak ada, kita menciptakan kosa kata ini adalah untuk menggambarkan perasaan tanpa energi."

Mahasiswa itu kemudian bertanya lagi, "Profesor, apakah gelap itu ada?"

Profesor menjawab, "Tentu saja ada.

Namun, balasan sang mahasiswa sungguh mengejutkan, "Anda salah lagi, profesor, kegelapan juga tidak ada. Sebenarnya gelap itu karena kurangnya cahaya, kita bisa mempelajari cahaya, tapi tidak bisa meneliti gelap.

Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memisahkan cahaya putih menjadi cahaya multi warna, dan mempelajari panjang gelombang setiap cahaya. Tapi kita tidak bisa mengukur kegelapan, sebab selama ada seberkas cahaya sudah bisa menerobos dan menerangi sebuah dunia yang gelap, jadi bagaimana kita bisa tahu seberapa gelap suatu ruangan? Kita hanya bisa mengukur intensitas cahaya, bukankah begitu, Prof?"

Kegelapan adalah kosa kata yang digambarkan manusia ketika tidak ada cahaya.

Terakhir sang mahasiswa itu bertanya lagi, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?

Kali ini, jawaban sang professor tidak begitu pasti, ia berkata, "Tentu saja. Sebagaimana yang saya katakan sebelumnya, kita setiap hari bisa menyaksikan kejahatan. Setiap hari selalu ada kasus tentang perilaku manusia yang tidak manusiawi terhadap sesamanya. Ia eksis dalam berbagai kekerasan dan kejahatan di setiap sudut di dunia, jika semua ini bukan kejahatan lalu apa?"

Mahasiswa itu menjawab, "Kejahatan tidak ada, profesor, setidaknya bisa dikatakan bahwa kejahatan itu sendiri tidak ada. Adanya kejahatan, karena tidak ada Tuhan di dalam hati, sama seperti gelap dan dingin, kejahatan adalah sebuah kosa kata yang diciptakan manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan dalam situasi tersebut. Jadi Tuhan tidak menciptakan kejahatan, itu adalah hasil pikiran manusia karena kurangnya kasih dari Sang Pencipta, seperti dingin yang yang bersumber dari ketiadaan energi panas, dan kegelapan yang bersumber dari ketiadan cahaya."

Mendengar penjelasan itu, sang Profesor lalu duduk dan bertanya, "Anak muda, siapa kau sebenarnya?

Mahasiswa itu menjawab, "Professor, nama saya Albert Einstein." 

Apa Kabar Rasa?


Pantai di Pare - Pare, Sulawesi Selatan
tak perlu menoleh jika hanya sejenak
tak perlu mengiba jika hanya sehari

rasa, seperti senyawa yang mampu membuatku merindu
namun rasa sengaja membuatku berbohong
rasa, apakah masih sama seperti pertama merasakan rasa itu?
namun rasa memaksaku jujur

Apa kabar rasa?
masihkah kau merasa
rasakah yang kurasa?



Assalamu'alaikum Beijing



Hujan diluar membuat liburan lebaran kali ini seakan diperuntukkan untuk berdiam dirumah, karena saat terbaik ketika hujan turun adalah berada didalam rumah. Moment lebaran kali ini, benar – benar aq habiskan dirumah, bersama mama dan adikku. Semenjak Bapak tidak bersama kami lagi sejak 14 tahun lalu, setiap itu pula, moment lebaran selalu saja kurang lengkap. Hanya do’a yang bisa kami berikan untuknya.

Nah, tadi pas lagi nonton bareng mama, moment yang jarang banget nih, soalnya aq jarang pulang kampung semenjak kerja di Makassar. Kebetulan yang lagi tayang di TV itu Assalamualaikum Beijing, film yang diangkat dari cerita novel karya Asma Nadia. Pas tekan remote di nomor 7, adegan yang muncul itu pada saat dewa sedang merajuk kepada asma, yang lucu itu pada saat Dewa menyebut nama Anita, ya ya ya itu kan namaq hehe, tapi sayang difilm ini, Anita dapat peran antagonis (yaelah malah bahas namaku hehe). Yang lebih lucu lagi pada saat nama pemeran utama film ini disebut, Asma. Spontan mamaq bilang, itukan namaku, hehe. Yang jelas nama Bapak gak ada disini, karena pemeran Assalamualaikum Beijing itu, Asma, Dewa, Zhong Wen, Sekar, Ahmad. 




Ada beberapa scene yang aq suka di film ini, moment pada saat Asma yang dibintangi oleh Revalina S. Temat, cewek muslimah berhijab yang juga seorang jurnalis, dimana, ketika dia dapat tugas meliput di Beijing, tanpa ditemani Sekar, rekan kerja sekaligus sahabatnya dari Indoensia, mencoba jalan sendiri. Karena keasyikan ngambil gambar, Asmara merasa bus sudah terlalu jauh, dia takut nyasar. Setengah panik dia menelepon Sekar, tapi mungkin karena Sekar gak dengar, telepon asma gak diangkat. Akhirnya Asma bertanya kepada ibu-ibu yang duduk tidak jauh dari tempat duduknya, tapi ibu itu tidak mengerti bahasa Inggris, bingung deh. Tapi tiba-tiba cowok dibelakang asma, membantu memberikan jawaban tujuan asma. Namanya Zhong Wen

perkenalan pertama



Ceritakan padaku tentang legenda Ashima
Maaf aq harus turun dulu, suatu saat aq akan membacakannya untukmu

Cowok yang baru kamu kenal, bisa seyakin itu? Mungkin itu hanya ada dalam film y?hehe


Scene selanjutnya yang aq suka adalah ketika Zhong Wen meminta restu kepada ibunya Asma

Bu, saya ingin menikahi Asma
Asma adalah perantara hidayah Allah kepada saya, dan Cahaya Allah diturunkan melalui Asma, izinkan saya menjadi suaminya agar dapat menjadi cahaya baginya kejalan yang diridhoi Allah.
Cowok yang udah tahu qm sakit, datang jauh-jauh dari Beijing, dan meminta kamu secara baik – baik seperti Zhong Wen, apa gak bikin melted tuh?hehe


Sebenarnya masih banyak adegan dalam film ini ang bisa aq tuangkan disini, tapi hanya scene itu yang aq ingat, dan yang paling keren itu saat Sekar meyakinkan Asma untuk menerima lamaran Zhong Wen. Asma yang sakit, dan tiba – tiba tidak bisa ngomong, tidak ingin menyusahkan Zhong Wen, ketika nantinya sudah menikah, namun dengan penuh cinta dan keyakinan, dia berkata
Tak perlu fisik yang sempurna untuk mendapatkan kisah cinta ang sempurna
Wahhhh, aq sampai nangis lho diadegan ini, bukan aq yang maen film tapi aq yang sbuk nangis. Aneh? Hmm wajar mungkin y...



Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut